Senin, 06 Mei 2013

TIPS: MEMBUAT LAPORAN PERJALANAN


Beberapa kegiatan yang penuh dengan moment-moment penting sungguh sayang tidak disampaikan ke banyak orang atau khalayak. Melalui tulisan adalah media untuk menyampaikan pengalaman, petualangan, dan kegaitan lainnya. Melalui tulisan pula seseorang dapat berkarya. Berikut ini tips untuk membuat tulisan / narasi bagi pemula, terutama bagi kawan-kawan AMC, sbb:


1.    Sebelum melakukan perjalanan pastikan selalu membawa buku catatan kecil, pulpen/pensil dan Kamera.
a)     Fungsi dari peralatan diatas untuk mencatat segala kejadian yang terjadi selama perjalanan, meminimalisir lupa dengan kejadian yang menarik.
b)    Untuk kegiatan ekspedisi & pendakian, yang perlu dicatat; Pos pendakian (CP), rute, koordinat GPS, waktu pencatatan, kondisi terbaru lokasi (sumber air & jalur pendakian), area berbahaya (curam/rawan longsor),  dan jenis vegetasi.
c)     Untuk ekspedisi  survey geologi, catat setiap tempat-tempat yang menarik dalam hal kegiatan alam terbuka. Contohnya seperti saat masuk hutan, orientasi medan (peta, GPS dan kompas), flying camp di alam bebas, cara bertahan hidup jika kehabisan logistik dll.
d)    Pencatatan ini dilakukan selama perjalanan, tiap hari, tiap kejadian. à tidak harus banyak tapi singkat padat berisi.
2.    Usahakan familiar menggunakan GPS (Tracking & Marking)
a)     GPS ini berfungsi untuk merekam segala posisi yang telah dijalani.
b)    Penggunaan GPS ini sebaiknya dipadukan dengan peta dan kompas. Sehingga akan lebih efektif untuk orientasi medan.
c)     Dari data GPS yang berupa point marking dan hasil tracking dapat digunakan untuk membuat peta jalur dan posisi dari suatu tempat.
d)    Contoh penggunaan : Saat posisi tracking GPS sedang ON, jangan lupa untuk selalu membuat marking tempat terutama di batas vegetasi, pos pendakian, area rawan bencana, sumber air dan tempat strategis lainnya.
e)     Saat sedang berhenti berjalan atau istirahat, selalu biasakan matikan tracking GPS.
3.    Membuat Laporan/Artikel Perjalanan
a)     Buat tulisan yang informatif  dan efektif. Jika sebelumnya sudah membuat catatan kecil saat perjalanan, pengembangan kalimat  akan lebih mudah.
b)    Pada awal artikel, paragraf pertama sebaiknya lebih deskriptif tentang tujuan dari perjalanan.  Sedangkan untuk paragraf selanjutnya, umumnya tipe paragraf narasi.
c)     Pakai kalimat yang santai dan mudah dimengerti oleh pembaca.
d)    Setiap gambar yang dideskripsikan di dalam artikel, buatlah keterangan gambar dan diposisikan di bawahnya.
e)     Selalu biasakan untuk me-review dan membaca ulang paragraf, karena sering sekali terjadi kesalahan dalam penulisan ataupun kalimat yang rancu dalam paragraf.
f)      Untuk penambahan informasi lainnya, akan sangat membantu jika penulis membaca hasil tulisan/artikel orang lain melalui internet ataupun buku perjalanan.


By: ARP

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar